Kecamatan Bojongloa Kidul

SEJARAH KECAMATAN

Sejarah

​Kecamatan Bojongloa Kidul, yang terletak di bagian selatan Kota Bandung, resmi berdiri pada tanggal 1 April 1989. Pembentukan kecamatan ini didasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 1987 tentang Perubahan Batas Wilayah Kotamadya Daerah Tingkat II Bandung dengan Kabupaten Daerah Tingkat II Bandung. ​

Secara geografis, Kecamatan Bojongloa Kidul berbatasan dengan Kecamatan Regol dan Astanaanyar di utara, Kabupaten Bandung di selatan, Kecamatan Regol dan Bandung Kidul di timur, serta Kecamatan Bojongloa Kaler dan Babakan Ciparay di barat.Sejak pembentukannya, Kecamatan Bojongloa Kidul telah berkembang menjadi area yang dikenal dengan industri kreatif, khususnya sentra kerajinan sepatu di kawasan Cibaduyut. Kawasan ini menjadi ikon industri alas kaki yang menarik perhatian wisatawan dan pembeli dari berbagai daerah. Dengan luas wilayah sekitar 532,38 hektar, kecamatan ini memiliki 44 Rukun Warga (RW) dan 261 Rukun Tetangga (RT). Pada tahun 2014, jumlah penduduk mencapai 77.428 jiwa, dengan distribusi penduduk terbesar di Kelurahan Kebon Lega dan terkecil di Kelurahan Cibaduyut Wetan. Sejarah dan perkembangan Kecamatan Bojongloa Kidul mencerminkan dinamika urbanisasi dan pertumbuhan ekonomi di Kota Bandung, menjadikannya salah satu wilayah penting dalam konteks sosial dan ekonomi kota ini.